Sunday, August 31, 2008

Membangun Kepercayaan Diri

Bagi sebagian kita yang punya masalah seputar rendahnya kepercayaan- diri atau merasa telah kehilangan kepercayaan diri, mungkin Anda bisa menjadikan langkah-langkah berikut ini sebagai proses latihan:

1.Menciptakan definisi diri positif.

Steve Chandler mengatakan, "Cara terbaik untuk mengubah sistem keyakinanmu adalah mengubah definisi dirimu." Bagaimana menciptkan definisi diri positif. Di antara cara yang bisa kita lakukan adalah:

o Membuat kesimpulan yang positif tentang diri sendiri / membuat opini yang positif tentang diri sendiri. Positif di sini artinya yang bisa mendorong atau yang bisa membangun, bukan yang merusak atau yang menghancurkan.

o Belajar melihat bagian-bagian positif / kelebihan / kekuatan yang kita miliki

o Membuka dialog dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang bisa kita lakukan, dari mulai yang paling kecil dan dari mulai yang bisa kita lakukan hari ini.

Selain itu, yang perlu dilakukan adalah menghentikan opini diri negatif yang muncul, seperti misalnya saya tidak punya kelebihan apa-apa, hidup saya tidak berharga, saya hanya beban masyarakat, dan seterusnya. Setelah kita menghentikan, tugas kita adalah menggantinya dengan yang positif, konstruktif dan motivatif. Ini hanya syarat awal dan tidak cukup untuk membangun kepercayaan diri.

2. Memperjuangkan keinginan yang positif

Selanjutnya adalah merumuskan program / agenda perbaikan diri. Ini bisa berbentuk misalnya memiliki target baru yang hendak kita wujudkan atau merumuskan langkah-langkah positif yang hendak kita lakukan. Entah itu besar atau kecil, intinya harus ada perubahan atau peningkatan ke arah yang lebih positif. Semakin banyak hal-hal positif (target, tujuan atau keinginan) yang sanggup kita wujudkan, semakin kuatlah pede kita. Kita perlu ingat bahwa pada akhirnya kita hanya akan menjadi lebih baik dengan cara melakukan sesuatu yang baik buat kita. Titik. Tidak ada yang bisa mengganti prinsip ini.

3. Mengatasi masalah secara positif

Pede juga bisa diperkuat dengan cara memberikan bukti kepada diri sendiri bahwa kita ternyata berhasil mengatasi masalah yang menimpa kita. Semakin banyak masalah yang sanggup kita selesaikan, semakin kuatlah pede. Lama kelamaan kita menjadi orang yang tidak mudah minder ketika menghadapi masalah. Karena itu ada yang mengingatkan, begitu kita sudah terbiasa menggunakan jurus pasrah atau kalah, ini nanti akan menjadi kebiasaan yang membuat kita seringkali bermasalah.

4. Memiliki dasar keputusan yang positif.

Kalau dibaca dari praktek hidup secara keseluruhan, memang tidak ada orang yang selalu yakin atas kemampuannya dalam menghadapi masalah atau dalam mewujudkan keinginan. Orang yang sekelas Mahatma Gandhi saja sempat goyah ketika tiba-tiba realitas berubah secara tak terduga-duga. Tapi, Gandhi punya cara yang bisa kita tiru: "Ketika saya putus asa maka saya selalu ingat bahwa sepanjang sejarah, jalan yang ditempuh dengan kebenaran dan cinta selalu menang. Ada beberapa tirani dan pembunuhan yang sepintas sepertinya menang tetapi akhirnya kalah. Pikirkan ucapan saya ini, SELALU". Artinya, kepercayaan Gandhi tumbuh lagi setelah mengingat bahwa langkahnya sudah dilandasi oleh prinsip-prinsip yang benar.

5. Memiliki model / teladan yang positif

Yang penting lagi adalah menemukan orang lain yang bisa kita contoh dari sisi kepercayaan dirinya. Ini memang menuntut kita untuk sering-sering membuka mata melihat orang lain yang lebih bagus dari kita lalu menjadikannya sebagai pelajaran. Saking pentingnya peranan orang lain ini, ada yang mengatakan bahwa kita bisa memperbaiki diri dari dua hal: a) pengalaman pribadi (life experiencing) dan b) duplicating (mencontoh dan mempelajari orang lain).
Mengapa optimisme diperlukan?

Apakah Anda seorang yang optimis dalam menghadapi bulan-bulan ke depan di tahun baru 2008 ini? Tunggu dulu. Kita orang optimis atau pesimis tidak penting diutarakan secara verbal di hadapan orang lain. Kitalah orang yang paling tahu apakah kita seorang yang optimis atau pesimis. Tingkat ke-optimis-an dan ke-pesimis-an kita tidak bisa diukur dengan ucapan mulut. Mulut kita memang bisa saja mengatakan kita ini orang optimis. Meski begitu, jika yang kita praktekkan sehari-hari justru bertentangan dengan kaidah-kaidah optimisme, maka kita bukanlah orang yang optimis.

Optimisme memiliki dua pengertian. Pertama, optimisme adalah doktrin hidup yang mengajarkan kita untuk meyakini adanya kehidupan yang lebih bagus buat kita (punya harapan). Kedua, optimisme berarti kecenderungan batin untuk merencanakan aksi, peristiwa atau hasil yang lebih bagus. Kalau dipendekkan, optimis berarti kita meyakini adanya kehidupan yang lebih bagus dan keyakinan itu kita GUNAKAN untuk menjalankan aksi yang lebih bagus guna meraih hasil yang lebih bagus.

Optimisme seperti itu dalam prakteknya sangat diperlukan. Ini antara lain dengan alasan-alasan:

Pertama, energi positif (dorongan). Kalau bicara harapan sebatas harapan (baca: harapan mulut), tentunya kita sudah tahu kalau harapan itu tidak bisa mengubah apa-apa. Lalu untuk apa kita membutuhkan harapan (optimisme)? Ini untuk mengeluarkan energi positif. Untuk menciptakan langkah dan hasil yang lebih bagus dibutuhkan harapan yang lebih bagus agar energinya lebih bagus. Memiliki harapan yang lebih bagus akan memunculkan energi dorongan yang lebih bagus.

Sekarang, coba kita bayangkan apa yang akan kita rasakan seandainya kita sudah tidak memiliki harapan adanya kehidupan yang lebih bagus di masa datang? Kemungkinan yang paling dekat adalah kita tidak terdorong untuk melakukan sesuatu yang lebih bagus, terasa hambar, terasa biasa-biasa saja. Kehidupan yang lebih bagus memang tidak bisa diwujudkan dengan hanya harapan, namun untuk meraihnya dibutuhkan harapan yang bagus. Karena itu ada yang mengatakan, selama harapan itu masih ada berarti kehidupan kita masih ada. Collin Powell sendiri mengakui: "Optimism is a force multiplier.

Kedua, perlawanan. Tingkat perlawanan seseorang terhadap masalah atau hambatan yang dihadapinya juga terkait dengan tingkat keoptimisannya. Orang dengan optimisme yang kuat biasanya punya perlawanan yang kuat untuk menyelesaikan masalah atau hambatan. Sebaliknya, orang dengan optimisme rendah (pesimis), biasanya punya tingkat perlawanan yang lebih rendah, cenderung lebih mudah pasrah pada realitas atau keadaan ketimbang memperjuangkannya.

Secara agak lebih ekstrim sedikit, kita bisa membagi manusia dalam menghadapi masalah / hambatan itu menjadi tiga kelompok, seperti yang ditulis Less Brown dalam "Learn To Be Winner" (Top Achievement: 2000]. Ketiga kelompok itu adalah the winner (pemenang), the loser (pecundang) dan the potential winner (calon pemenang). Menurut Kevin Costner, yang disebut pemenang itu adalah orang yang jatuh, gagal dan kurang, tetapi pada akhirnya menang karena pendirian, keyakinan dan komitmen yang dipegangnya dengan teguh untuk mencapai impiannya."

Apa yang membuat seseorang menjadi pemenang dan pecundang? Tentu banyak faktor yang terlibat. Tapi kalau mau melihat kondisi faktor internal, tentu peranan harapan atau optimisme tidak bisa dielakkan. Kalau mau pakai pedoman pendapat Greg Phillip (The ultimate potential: 2004), faktor internal yang terlibat itu adalah: a) harapan, b) keyakinan, c) kontrol-diri, dan d) sikap mental.

Ketiga, sistem pendukung. Harapan optimisme juga berfungsi sebagai sistem pendukung. Kalau kita menginginkan keberhasilan, lalu kita berpikir berhasil, punya kemauan untuk berhasil, punya sikap yang dibutuhkan untuk berhasil dan melakukan hal-hal yang dibutuhkan untuk keberhasilan itu, maka logikanya kita pasti berhasil. Soal kapannya itu urusan lain.

Yang menjadi masalah buat kita adalah kita menginginkan keberhasilan tetapi kita malas-malas (tidak punya kemauan), punya sikap yang tidak mendukung, berpikir negatif, harapannya pesimis, dan lebih sering tidak melakukan hal-hal yang kita butuhkan untuk berhasil. Ibarat mesin, jika yang aktif hanya satu sistem, sementara sistem yang lain mati atau bekerja untuk hal-hal yang tidak kita inginkan, maka operasi sistem itu kurang optimal.



Intinya, harapan di sini bukan tujuan, apalagi tempat bergantung. Kita tidak boleh menggantungkan harapan pada harapan itu, melainkan pada usaha. Harapan di sini adalah metode atau jalan agar kita bisa mengeluarkan energi positif, bisa mengatasi masalah secara positif sepositif harapan kita dan bisa memiliki mesin prestasi yang seluruh sistemnya bergerak secara positif.



Sebuah temuan mengungkap bahwa orang yang memiliki harapan optimis, umumnya memiliki kualitas di dalam diri yang antara lain:

§ Punya fokus langkah yang selektif, punya sasaran usaha yang jelas

§ Bisa menerima fakta hidup dengan kesadaran, tanpa banyak mengeluh atau memprotes

§ Memiliki bentuk keyakinan yang membangkitkan

§ Punya perasaan diberkati rahmat Tuhan

§ Punya kemampuan untuk menikmati kehidupan

§ Punya kemampuan dalam menggunakan akal sehatnya dalam menghadapi tantangan hidup

§ Punya kemampuan untuk menjalankan agenda perbaikan diri secara terus menerus

§ Punya penghayatan yang bagus terhadap praktek hidup yang dijalankan sehingga bisa membedakan praktek yang salah dan praktek yang benar; praktek yang tepat dan praktek yang menyimpang

§ Punya kepercayaan yang bagus terhadap kemampuannya

§ Punya perasaan yang bagus terhadap dirinya

Bermental Juara

Sering kali kita melihat sahabat yang tidak mempunyai semangat untuk ingin mendapatkan sesuatu yang lebih baik atau mempunyai standar yang rendah bagi dirinya sendiri. Hal tersebut merupakan menjadi kendala kesukseksan diri pada kita terutama di masa dewasa atau dapat dikatakan tidak mempunyai mental juara. Mempunyai mental juara tanpa perlu menjadi ambisius bukanlah sesuatu yang instan. Ada proses pembiasaan yang perlu dilakukan sejak dari saat ini.

Bermental juara tidak hanya merujuk pada kita yang mampu memenangkan kompetisi atau lomba tertentu. kita bisa dikatakan bermental juara pada saat kita berhasil melakukan apa yang seharusnya dia lakukan. Seringkali makna juara yang seperti ini kurang disadari oleh kita

Cara yang dapat ditempuh untuk memiliki mental juara ini adalah dengan mengajari diri kita untuk menghargai sekecil apapun prestasi yang kita miliki. Motivasi dan cita-cita dapat membantu kita untuk berhasil dalam setiap langkah atau apapun yang kita lakukan.

Bermental juara juga dapat berarti kita yang tangguh menghadapi segala tantangan. kita perlu ditempa untuk siap menghadapi tantangan dan menjadi kita yang mandiri. kita perlu belajar bagaimana cara memecahkan masalh dengan tepat dan bijaksana.

Bermental juara dapat berarti juga kita yang mampu menghadapi kekalahan. Dalam hidup, seseorang tidak selalu menghadapi keberhasilan tetapi juga dalam saat-saat tertentu menghadapi kegagalan atau ketidakmulusan. Di sini kita perlu belajar bahwa diperlukan usaha untuk mengatasi ketidakberhasilan.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari pembentukan mental juara antara lain:

-menjadi mandiri, tidak tergantung pada orang lain.
-menjadi percaya diri dalam melakukan segala sesuatu.
-kita tidak cepat putus asa dan mau mencoba lagi apabila mengalami kegagalan.
-menjadi pribadi yang terbiasa memecahkan masalah.

Aspirasi vs Ambisi

Konsep membentuk mental juara bukanlah dengan menuntut kita untuk selalu menjadi juara. harus hati-hati agar memotivasi kita tidak dilakukan dengan cara memaksa. Seringkali kita merasa bangga saat diri kita memenangkan sesuatu, sehingga yang dikejar adalah hasil, bukan proses. Hal tersebut yang bisa menciptakan kita ambisius, di mana kita hanya akan berorientasi pada pencapaian hasil. Apabila kita memahami pentingnya proses maka akan tercipta aspirasi di dalam diri kita. kita yang memiliki aspirasi akan terinspirasi dan termotivasi untuk senantiasa melakukan yang lebih baik lagi.

Pada diri kita yang ambisius, kita akan sangat keras berusaha mencapai sesuatu akan tetapi di lain pihak kita akan cepat puas dan bangga pada yang diperolehnya dan berhenti hanya sampai di situ. Berbeda dengan aspirasi yang bersifat jangka panjang dibanding ambisi. Hal terpenting bukanlah menjadi juaranya, tetapi bagaimana usaha kita untuk mencapainya. kita tidak harus selalu menjadi juara, tetapi menjadi lebih baik dari yang dia lakukan selama ini. Sehingga kita lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan.

Mental juara dapat dibentuk dan dilatih sejak saat ini, terutama begitu kita mulai berinteraksi dengan dunia sekitarnya.dalam hal ini lingkungan sosial amat berpengaruh. Berikut ini tahap perkembangan dalam melatih mental juara:

- Awal kehidupan kita ditandai dengan adanya trust (percaya) dan mistrust (ketidakpercayaan) .
Trust atau rasa percaya menunjukkan adanya perasaan kenyamanan fisik dan sedikit rasa takut. Trust pada diri kita membentuk harapan dalam kehidupan bahwa dunia ini merupakan tempat yang nyaman. Jika kita tidak merasa nyaman dengan lingkungannya maka yang berkembang adalah rasa mistrust. Dalam membentuk mental juara dan memotivasi kita harus mementingkan kenyamanan dan kebahagiaan jangan sampai kita merasa terpaksa dan tidak enjoy terhadap apa yang dilakukannya.

1. Pada tahap awal ditandai dengan autonomy (otonomi atau kebebasan pribadi), shame (rasa malu) dan doubt (ragu-ragu).

Pada masa ini kita mulai menemukan dan mengembangkan tingkah laku. Jika kita diberi kesempatan untuk mencoba maka akan muncul otonomi. Tetapi jika kita banyak diarahkan dan dilarang maka kita akan menjadi kita yang pemalu atau ragu-ragu. Pada usia ini cukup ideal untuk melepas kita memecahkan masalahnya sendiri, yang merupakan salah satu cara membentuk mental juara.

2. Pada masa tahp selanjutnya dengan initiative (inisiatif) dan guilt (rasa bersalah).

kita belajar untuk bertanggungjawab atas berbagai hal, Berkembangnya rasa tanggung jawab akan menanamkan rasa inisiatif pada kita. Sebaliknya akan muncul kita yang memiliki rasa bersalah dan cemas karena tidak memiliki rasa tanggung jawab dan tidak diberi kesempatan untuk mandiri. Pengalaman dari lingkungan akan menjadikan kita memiliki rasa percaya pada dunianya, mandiri, penuh inisiatif, dan siap menghadapi apapun dalam dunianya. Hal-hal inilah yang merupakan esensi mental juara.


Dalam membentuk mental juara serta memotivasi diri ada beberapa hal yang perlu diwaspadai yaitu jika kita sering menjadi juara:

-kita yang selalu atau sangat sering menjadi juara kerap menjadi lebih down ketika mengalami kegagalan. Terlebih lagi jika orang-orang di sekitarnya bersifat menyalahkan, kita bisa merasa tidak berharga dan tidak dicintai lagi karena sudah gagal. Hal tersebut yang biasanya terjadi apabila lingkungan kita lebih mengutamakan hasil daripada proses, akibatnya penghargaan diri kita menjadi relatif rendah.

-Munculnya sifat angkuh atau sombong pada diri kita yang sering menjadi juara. Sekecil apapun pencapaian kita perlu dihargai. Di sisi lain apa yang menjadi kelemahan atau kekurangan kita perlu dievalusi dan dicari solusinya. Pujian maupun evaluasi hendaknya diberikan secara proporsional. Dengan demikian kita tidak menjadi sombong tetapi masih mau berusaha untuk lebih baik di kesempatan yang akan datang.

- Adanya sifat individualis kita perlu dihindari ketika menanamkan mental juara. kita bermental juara justru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. kita yang menghargai dirinya sendiri berdasar proses, biasanya juga akan menghargai orang lain. kita perlu belajar memahami siapa dirikita, mengetahui kita akan bisa mandiri tanpa melupakan hakikatnya sebagai makhluk sosial.

Mental juara pada kita dapat dibentuk atau dilatih oleh siapapun, termasuk diri kita yang pernah gagal atau tidak terlalu sukses. Apabila orangtua bisa memiliki kepribadian yang positif dan memiliki motivasi serta keinginan untuk mengembangkan kitanya dalam lingkungan yang sehat dan tidak ada paksaan, diharapkan kita bisa tangguh menghadapi tantangan dan mempunyai mental juara karena setiap kita mampu menjadi juara.

Apakah Saya Dapat dipercaya..?

Apakah Saya Dapat dipercaya..?

Dalam kehidupan ini kita sebagai mahluk sosial tidak pernah bisa lepas untuk dapat berhubungan dengan orang lain. termasuk dalam meraih sukses kita memerlukan orang lain. Salah satunya, jika kita ingin sukses menjadi seorang pebisnis, kita memerlukan orang lain, misalnya investor. Jika kita juga ingin sukses dalam karir, tentu kita tidak akan lepas dari keberadaan atasan dan rekan kerja kita. atau kita ingin sukses dalam hubungan asmara pun kita harus menjaga kepercayaan.

Kepercayaan adalah kekuatan "daya tarik" yang luar biasa untuk mengundang peluang ber-transaksi. Kalau melihat penjelasan para pakar marketing, transaksi adalah sasaran riil jangka pendek yang dicapai oleh kesepakatan antarpihak. Transaksi ini pada hakekatnya bukan saja akan dilakukan oleh para pedagang atau pebisnis, tetapi akan dilakukan oleh semua orang yang menjalankan aktivitas usaha, apapun usaha itu, termasuk juga dalam bekerja & kehidupan sosial kita.

biarpun kita sudah ahli di bidang tertentu, tetapi kalau belum ada orang yang mempercayai keahlian kita, keahlian itu manfaatnya masih belum banyak buat kita. Mungkin atas dasar inilah George MacDonald pernah mengatakan: "Dipercaya itu nilainya lebih besar ketimbang dicintai."

Sukses kita bisa dipengaruhi oleh kepercayaan orang lain kepada kita. Semakin sedikit orang yang percaya kepada kita, akan semakin sempit ruang kita dalam meraih sukses. Bagaimana orang akan menanamkan uangnya kepada kita jika dia tidak percaya kepada kita. Bagaimana kita akan diberi jabatan yang tinggi jika atasan tidak percaya kepada kita.Bagaimana kita bisa dicintai pasangan jika pasangan tidak bisa mempercayai kita.

Ada dua faktor yang mempengaruhi kepercayaan orang lain kepada kita, yaitu kepercayaan akan kejujuran kita dan yang kedua kepercayaan akan kemampuan atau kompetensi kita. Oleh karena itu, jika kita ingin sukses kita harus bisa menjaga kepercayaan orang lain atas kejujuran kita, jangan pernah menghianati, karena ini akan merusak kepercayaan orang lain. Kemudian kita harus terus menerus mengembangkan kemampuan kita, agar lebih banyak orang lain yang percaya kepada kita.

Jagalah kepercayaan orang lain, karena kepercayaan itu... penting, bahkan sangat penting. Kepercayaan itu berharga banget, mahal harganya, dan tidak ternilai dengan nominal uang. tapi jika kita bisa dipercaya maka kita akan menjadi tidak ternilai karena dapat dipercaya.

Kepercayaan akan mampu mengurangi sekian persen potensi problem dalam hubungan antarmanusia. Hubungan yang saya maksudkan di sini bisa hubungan apa saja, mungkin bisnis, mungkin profesi, rumah tangga, persahabatan dan lain-lain. Seperti yang kita alami, hubungan kita dengan orang lain itu tak hanya menjadi sumber solusi. Terkadang juga menjadi sumber problem. Problem inipun ada yang berupa kesulitan, dilema, dan misteri. Pokoknya, warna-warni problem itu bisa dikatakan tak terhitung. dan kepercayaan dapat mengurangi masalah yang ada.

ada tiga hal yang kerap menjadi perusak kepercayaan.

1. Tidak bisa berkomitmen
2. Skill atau Keahlian yang kurang cukup
3. Kebiasaan Melanggar Kebenaran

Punya kebiasaan melanggar kebenaran yang disepakati agama-agama, norma-norma dan lain-lain serta punya kebiasaan mendewakan "kebenaran-sendiri" yang melawan kebenaran itu, juga bisa merusak kepercayaan. Dalam hal usaha atau kerja sering kita dapati ada orang lebih percaya sama orang lain ketimbang sama keturunannya sendiri karena pelanggaran yang dilakukan. Soal sayang, pasti orang lebih sayang sama keturunannya, tetapi soal percaya, lain lagi. Bahkan tak sedikit penjahat atau koruptor mencari orang lain yang bukan penjahat atau yang bukan koruptor ketika urusannya adalah soal kerja atau menjalankan usaha.

Mengulas kepercyaan bisa kita ambil contoh dari para pemmpin kita, mengapa seorang terpilih menjadi pemimpin, jawabnya karena orang tersebut dapat dipercaya, jika seorang sudah tidak dipercaya tindakan apapun yang dilakukan akan menjadi selalu salah, walaupun dia melakuakn tindakan yang sudah tepat atau baik.

Bagaimana meningkatkan kepercayaan

1. Selalu menjaga kejujuran dan Integritas diri
2. Selalu menepati komitmen atau Janji
3. Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan diri

Lalu bagaimana cara mengembalika kepercayaan yang memudar atau hilang, mengembalikan kepercayaan itu bukanlah hal yang mudah, yang perlu kita lakukan ialah tunjukan keseriusan kita dalam merubah diri, setelah itu jangan pernah membuat kesalahan yang sama untuk kedua kalinya ataupun kesekian kalinya. Katakanlah pada diri sendiri dan orang yang ingin kita dapatkan kepercayaanya bahwa saya ingin dapat percaya lagi , dan kita harus membuktikan keseriusan janji dan kata2 anda dalam waktu yang sangat panjang serta diperlukan niat tulus untuk mengembalikan kepercayaan.

Jelaslah bahwa kepercayaan merupakan motor penggerak bisnis. Lalu apa kunci membangun kepercayaan? Kuncinya hanya satu: kedekatan. Namun kedekatan ini memiliki tiga titik tolak, yaitu kedekatan fisik, kedekatan intelektual dan kedekatan emosional.Jadi kalau anda ingin sukses jadilah orang yang bisa dipercaya.

Dalam kesempatan ini juga saya ucapkan Terimakasih kepada para sahabat semuanya karena telah percaya untuk membaca tulisan-tulisan saya. Maka jadilah orang yang dapat dipercaya jika anda ingin sukses dan menggapai mimpi anda. Dan menjadi orang yang dapat dipercaya adalah langkah awal kita menggapai sukses/mimpi kita. jadi jagalah kepercayaan yang telah kita terima. mari kita renungkan apakah kita bisa menjadi orang yang dapat dipercaya?

"Kepercayaan adalah hal yang terkadang kita anggap kecil, tapi bernilai sangatlah besar"

"Kepercayaan tidak dapat dinilai dengan materi karena terlalu mahal harganya"

"lebih baik Mati dari pada hidup tidak bisa dipercaya" EA



http://erwin- arianto.blogspot .com/2008/ 04/apakah- saya-dapat- dipercaya. html

Friday, August 29, 2008

PRO DAN KONTRA MENGENAI FLOURIDE

setelah liat berita ini pasti semua pada kaget......
gak tau ini bener apa nggak 

Flouride, yg selama ini digembar gemborkan baik untuk gigi dan terdapat
didalam setiap pasta gigi, ternyata melalui berbagai penelitian yang
dapat dipercaya dari berbagai belahan dunia terbukti menunjukkan fakta
yg sebaliknya.
Tapi kenapa hal ini ditutup-tutupi? AJAIB!

Sebelum anda membaca tulisan dibawah ini, yg mungkin anda tidak percaya,
lakukan ini:
Masuk ke Google.com, lalu ketiklah kata kunci Fluoride! Lalu anda
(harusnya) akan terbelalak kaget.

Robert Carlton,Ph. D., mantan ilmuan EPA AS di 'Marketplace' Perusahaan
Broadcast Canada, pd 24 November 1992 menyebut Fluoridasi adalah KASUS
PENIPUAN ILMIAH TERBESAR DI ABAD INI!!! (situs anglicancommunion.org)

Prof. Albert Schatz Ph.D. (Ahli Mikrobiologi) Penemu Streptomycin dan
Pemenang Nobel. : 'Fluoridasi adalah PENIPUAN TERJAHAT untuk mengeruk
keuntungan yg pernah dilakukan dan itu menelan korban lebih banyak dari
pada bentuk penipuan lainnya.'

Dr. Charles Gordon Heyd, Mantan Presiden Asosiasi Kesehatan Amerika :
'Fluoride adalah RACUN YANG BISA MENGGEROGOTI; akan menyebabkan DAMPAK
yang SERIUS DLM JANGKA PANJANG.

Agustus 2002, BELGIA MENJADI NEGARA PERTAMA DI DUNIA yg MELARANG
penggunaan berbagai suplemen FLUORIDE, tablet, obat tetes, permen karet,
dll yg berfluoride DITARIK DARI PASARAN KARENA BERACUN dan menyebabkan
RESIKO BESAR bagi kesehatan fisik maupun psikologis. Keputusan ini
dikeluarkan Menteri Kesehatan Masyarakat Federal (
shirleys-wellness-cafe.com/#belgium)

FLUORIDE TIDAK MEMBERI EFEK MENYEHATKAN DALAM MENCEGAH KERUSAKAN GIGI
DAN TULANG PADA MANUSIA. Th 1990 Dr. John Colquhoun melakukan penelitian
pada 60.000 anak sekolah dan tidak menemukan perbedaan kerusakan pada
gigi antara yg menggunakan fluoride dan yg tidak, bahkan itu ia
menemukan sejumlah anak pada wilayah yg diberi fluoride menderita
keropos gigi yg disebut FLUOROSIS.

98% wilayah Eropa Barat telah menolak fluoridasi air, termasuk Austria,
Belgia, Denmark, Prancis, Italia, Luxembourgh, Jerman, Belanda,
Finlandia, Swedia dan Norwegia.

Fluoride adalah zat kimia kunci dalam memproduksi BOM ATOM!!! Fluoride
sangat esensial untuk memproduksi Bom Uranium dan Plutonium untuk
membuat senjata nuklir selama Perang Dingin. Salah satu zat kimia yg
dikenal PALING BERACUN adalah FLUORIDE, yg muncul secara cepat sebagai
racun kimiawi dari program bom atom Amerika serikat, baik untuk
pekerjanya maupun masyarakat sekitar.
(Situs rvi.net/~fluoride/fluoride_teeth_atomic_bomb_.htm)

Isi dari Tube Pasta Gigi yg mengandung Fluoride ukuran keluarga cukup
untuk membunuh anak seberat 12 Kilogram!!! (situs
all-natural.com/fleffect.html)

Sebagian besar bangsa Eropa, termasuk Jerman, Belanda, Swedia, dan
Prancis MELARANG PENGGUNAAN FLUORIDE dalam tempat-tempat kesehatan
masyarakat. (situs chemtrailpatrol.com/cpr_fluoride_menu.htm)

Efek biologis Fluoride
(dlm buku Flouride the Aging Factor-Dr.John Yiamouyiannis):
- Gigi Fluorosis (keropos) merupakan tanda pertama kontaminasi fluoride.

- kerusakan gigi (pada stadium lanjut-gigi bergaris-garis gelap terlihat
seperti lubang) dan gigi tanggal.
- penelitian di Cina, pemberian fluoride dg dosis rendah pun telah
menyebabkan berkurangnya kecerdasan pada anak-anak
- Penuaan Dini
- Aborsi Spontan
- Tulang yang rapuh
- Kanker,-Fluoride bersifat Carcinogenic (PENYEBAB KANKER): Departemen
Kesehatan New Jersey mengkonfirmasi bhw terjadi peningkatan 6.9% kasus
tulang melengkung akibat kanker tulang pada anak muda dalam komunitas yg
menggunakan fluoride, dan peningkatan 5% dalam SEMUA JENIS KANKER dalam
komunitas yg menggunakan Fluoride. Dean Burk, Kepala Bagian Kimia
Institut Kanker Nasional mengakui dlm dengar pendapat dengan kongres,
bahwa SEDIKITNYA 40.000 KEMATIAN KARENA KANKER di tahun 1981 BERKAITAN
DENGAN FLUORIDE!
Burk menyatakan bahwa FLUORIDE LEBIH MENYEBABKAN KANKER DAN MERUPAKAN
PENYEBAB TERCEPAT DARI PADA ZAT KIMIA LAINNYA.

Tapi selain yang dijelaskan buku itu, ternyata ada juga 'manfaat'
fluoride dibawah ini:

- Tidak berfungsinya Thyroid. Diidentifikasi sbg hypothyroidism.
- Kerusakan pada sistem berpikir.
- Kebutaan (penelitian Moolenburgh mengenai air yg ditambah 1ppm Fluoride)
- Penyakit Alzheimer-Jurnal Wall Street 28 okt 92 tentang
penelitian Varnier JA., 'tikus percobaan yg mengkonsumsi fluoride dengan
dosis tinggi berkembang dengan tahap yg tidak beraturan memiliki
karakteristik hewan yg telah PIKUN. Pengujian otak tikus-tikus pasca
percobaan mengungkap adanya SUBSTANSI SEL OTAK YANG HILANG dalam
struktur. ( sightings.com/health/fluoridetruth.htm)
- Kemandulan. Ilmuwan Administrasi Makanan dan Obat (FDA)
melaporkan korelasi yg erat antara menurunnya tingkat kesuburan
perempuan kelompok usia 10-49 dg meningkatnya penggunaan fluoride.
- Kerusakan Otak. Fluoride menurunkan kapasitas kecerdasan
manusia, terutama Anak-anak. Tingkat kecerdasan anak-anak yg menggunakan
fluoride SECARA SIGNIFIKAN lebih rendah dari anak2 yg tidak diberikan
fluoride. (Li, X.S., Zhi, J.L., Gao, R. O., 'Efek pemberian Fluoride
Terhadap Tingkat Kecerdasan Anak-anak,' Fluoride; 28:182-189, 1995).
Percobaan Dr. Phyllis Mullinex terhadap tikus menunjukkan efek keracunan
syaraf yg bervariasi pada setiap tahap kedewasaan, baik hewan dewasa,
hewan anak-anak, atau melalui placenta ketika bayi masih didaalam perut.
Sampel yg mendapatkan fluoride sebelum lahir akan terlahir sebagai anak
hiperaktif DAN AKAN TETAP SEPERTI ITU SEPANJANG HIDUPNYA. Mereka yg
diberi fluoride ketika berusia muda menunjukkan aktivitas yang DEPRESIF.
Tahun 1998 Guan et al. memberi dosis yg sama dengan yg digunakkan
Mullenix dan menemukan pada percobaannya bahwa beberapa zat kimia kunci
dalam otak, ZAT YG MEMBENTUK SELAPUT SEL OTAK, pada tikus yg diberi
Fluoride
tidak terlihat/ KOSONG.
- Keretakkan pada tulang pinggul. Air minum yg mengandung
Fluoride akan menyebabkan KERETAKKAN TULANG PINGGUL 2 KALI LIPAT
(200%!!!) dari jumlah keretakkan tulang alami, baik pada laki2 maupun
perempuan. Bahkan tingkat yg sangat kecil dari Fluoride sejumlah 0.1 ppm
pun tetap saja menunjukkan kenaikan angka statistik keretakkan tulang
pinggul yg signifikan (Bordeaux Penelitian JAMA 1994)
- Osteoporosis (keropos tulang), kerangka tulang tidak
beraturan, dan Arthritis (Asam Urat). Para ilmuwan EPA Washington
mengumumkan bahwa meningkatnya jumlah orang yg memiliki gejala
'carpal-tunnel' dan sakit asam urat diakibatkan oleh proses fluoridasi
dalam air minum. Dan di India Tengah, pencemaran fluoride pada air
akibat sebuah penggalian yg tidak melalui pengujian, menyebabkan
PENDERITAAN ASAM URAT YANG SERIUS PADA JUTAAN ORANG!!! Yang merupakan
BENCANA NASIONAL. (Manchester Guardian 9 July 1998). Pelayanan Kesehatan
Masyarakat AS telah menyatakan bahwa fluoride membuat TULANG LEBIH RAPUH
dan EMAIL GIGI LEBIH MUDAH MENYERAPNYA (kandungan fluoride dlm pasta
gigi)
- Penggunaan Fluoride selama masa kehamilan hingga setahun
meningkatkan 1% KETIDAK MAMPUAN BELAJAR pada anak-anak. (Penelitian
Universitas Florida Selatan)
- Flouride memiliki pengaruh negatif pada sistem syaraf dan
sistem kekebalan tubuh, dan pada anak-anak dapat mengarah pada kelelahan
kronis, IQ yg rendah, tidak mampu belajar, kelesuan dan depresi (Situs
bruha.com/fluoride/)
- Dr. Phyllis Mullenix dari Institut Penelitian Forsyth
Universitas Harvard (Institut penelitian gigi) menerbitkan sebuah
penelitian yg menunjukkan bhw FLUORIDE LEBIH EFEKTIF DARI PADA TIMAH DLM
MENURUNKAN TINGKAT IQ pada anak-anak. (situs naturalrearing.com)
- Penelitian kanker oleh Program Toxicology Nasional melaporkan
sampel yg diberi fluoride memiliki TUMOR THYROID, TUMOR RONGGA MULUT,
DAN TUMOR HATI YANG SEBENARNYA JARANG TERJADI.
- Penelitian baru2 ini di Jurnal Penelitian Otak mendapati 1 ppm
fluoride dalam air akan meningkatkan kandungan alumunium dalam otak
tikus percobaan dan memproduksi sejenis zat yg merusak otak (amyloid
deposits) berhubungan dengan penyakit Alzheimers dan jenis2 lain dari
kegilaan.
- Penelitian selanjutnya terhadap binatang percobaan mendapati
fluoride dapat menghambat kelenjar pineal yg memproduksi melatonin,
hormon yg membantu mengatur berbagai perubahan pada masa pubertas. Dlm
penelitian ini, hewan yg diberi fluoride berkurang tingkat metabolisme
melatoninnya dlm air seni mereka, dan lebih awal mengalami perubahan2
masa pubertas. ( mercola.com/2002/jan/30/flouridation_facts.htm)
- TUMOR TULANG ditemukan pada hewan percobaan SEBAGAI REAKSI
LANGSUNG PEMBERIAN FLUORIDE. (Program Nasional Pemerintah Federal
AS-bagian DEPKES dan Pelayanan Masyarakat th 1990)

Ternyata capek juga lho menulisnya.
Silahkan anda teruskan pencariannya ya? Dan kolo udah capek juga,
silakan buang pasta gigi anda jauh-jauh, dan tolong beri tahu semua
orang yg anda sayang.

Solusinya?

Yg sudah saya temukan saat ini, pembersih dan penjaga kesehatan mulut yg
tidak mengandung fluoride, alkohol, sodium lauryl sulfate, dan sorbitol
(bahan2 berbahaya yg umum dlm pasta gigi/ mouthwash) adalah mouthwash
dari Mustika Ratu-Indonesia, dengan 2 pilihan, yaitu cengkeh dan sirih.
(ini sama sekali bukan promosi), tapi bentuk pasta-nya belum saya
temukan. Atau pilihan lain yang paling aman, adalah menggunakan kayu
siwak.


sumber: kapanlagi.com

Monday, August 25, 2008

HARGA ELPIJI NAIK LAGI....

Terhitung mulai 25 Agustus 2008 PErtamina kembali menaikkan harga gas elpiji. Kenaikan sebesar 9,5% sebesar Rp 500 per kg. ini artinya pertabung 12 kg. harga elpijinaik Rp 6000.

PT. Pertamina  juga akan menaikkan harga tersebut Rp 500 tiap bulannya hingga mencapai harga mencapai harga keekonomian elpiji Rp 11.400.

Jika harga itu tercapai, maka nantinya harga elpiji bisa mencapai Rp 136.800 per kilogram..!! Dan dengan kenaikan rutin sebesar Rp 500 per kg, maka itu artinya dalam 11-12 bulan kedepan, harga elpiji 12 kg sebesar hampir Rp 140.000 itu akan tertembus.

Sementara untuk harga elpiji 50 kg, juga akan dikurangi diskonnya secara bertahap sehingga mencapai harga keekonomiannya. Harga baru elpiji 50 kg adalah Rp 7.255/kg atau Rp 362.750/tabung.

Pertamina pada 10 April 2008 memberikan insentif berupa diskon 15% untuk para pengusaha pengguna elpiji ukuran 50 kg. Langkah tersebut dilakukan setalah para industri pengguna elpiji 50 kg beralih ke elpiji 12 kg untuk rumah tangga sehingga terjadi kelangkaan. Mereka beralih karena harga elpiji 12 kg lebih murah dari harga untuk 50 kg

Pengumuman kenaikan harga elpiji ini memang terkesan mendadak. Sebelumnya, Pertamina selalu menyosialisasikan terlebih dahulu sebelum akhirnya menaikkan harga elpiji.

"Dengan kenaikan tersebut di atas, Pertamina masih menanggung kerugian akibat penjualan LPG kemasan 12 kg dan 50 kg sebesar Rp 6,5 Triliun/tahun," kata VP Komunikasi Pertamina Wisnuntoro dalam siaran persnya, Minggu (24/8/2008).

Kenaikan ini juga berselang hampir 2 bulan setelah kenaikan yang diberlakukan pada 1 Juli lalu.

Namun menurut Wisnuntoro, kenaikan harga elpiji per 1 Juli 2008 tersebut untuk mengakomodir kenaikan biaya operasional dan distribusi sehubungan dengan naiknya harga BBM, serta masih belum mengakomodir harga bahan baku elpiji.

Ia menambahkan, harga elpiji internasional terus naik dan untuk tahun 2008 rata-rata adalah sebesar 858 USD/MT dengan harga keekonomian Rp 11.400/kg.

"Terkait dengan harga jual LPG nasional yang masih jauh dari harga keekonomian yaitu Rp 11.400 per kg, maka selanjutnya Pertamina akan menaikkan harga LPG kemasan 12 kg secara bertahap sebesar Rp 500/kg per bulannya sampai mencapai harga keekonomiannya," jelas Wisnuntoro.


sumber: http://www.detikfinance.com/read/2008/08/24/075104/993416/4/sebulan-naik-rp-6000-harga-elpiji-bisa-tembus-rp-136800

Saturday, August 23, 2008

TIMNAS KEMALINGAN

Tak ada gading yang tak retak. Mungkin ungkapan itu cocok untuk timnas senior kita. Di saat para pemain timnas sedang berjuang dilapangan, eh malah ada orang yang tidak bertanggung jawab ikut-ikutan berjuang "mengambil barang-barang tanpa ijin" di ruang ganti para pemain timnas.

Kejadian ni terjadi di di Stadion Gelora Bung Karno pada kamis malam (21/6/2008) ketika Timnas menghajar Kamboja 7-0 tanpa balas.

Di beritakan bahwa Markus Horrison kehilangan uang sebesar Rp 500 ribu. Sementara Charis Yulianto, Arif Suyono, dan Rudi Widodo kehilangan ponsel. Malahan Rudi sampai kecolongan dua buah ponsel.



sumber: http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2008/08/22/141129/992817/76/timnas-indonesia-kemalingan

Free chat widget